Tazkiyah

Waktu Adalah Pedang

Waktu laksana pedang. Jika engkau tidak menggunakannya, maka ia yang akan menebasmu. Dan dirimu jika tidak tersibukkan dalam kebaikan, pasti akan tersibukkan dalam hal yang sia-sia.”

الوقت كالسيف فإن قطعته وإلا قطعك، ونفسك إن لم تشغلها بالحق وإلا شغلتك بالباطل

Hasan Bashri pernah berkata, Di antara tanda Allah berpaling dari seorang hamba, Allah menjadikannya sibuk dalam hal yang sia-sia sebagai tanda Allah menelantarkannya.

Jika kita diam pada hal sia-sia. Maka bisa dipastikan sebentar lagi kita tergiring kepada hal syubhat, dan akhirnya terjerumus pada maksiat. Mubah memang, tapi sia-sia, maka bahaya!

Percayalah bahwa hati kita lemah. Jangan bermain api terpercik muka sendiri.

Maka bergeraklah, tinggalkan hobi yang sia-sia menuju kepada hal bermanfaat saja.

Nonton drama, pindah ke drama yang bermanfaat. Main game, pindah ke game yang bermanfaat. Baca buku, pindah ke buku yang bermanfaat. 

Dalam sunan Abu Dawud, diriwayatkan Rasulullah pun pernah menyeru Bilal untuk mengistirahatkan beliau dan para sahabat dengan shalat. Lihat, istirahat dengan shalat!.

Maka mari ganti semua hiburan dengan yang bernilai ibadah saja. Istirahatkan jiwa dan raga kita dengan ibadah, itu jaaauh lebih nikmat.

Jika tidak, maka bisa jadi ini merepotkan diri kita sendiri di hari perhitungan nanti. Karena kita bertanggung jawab atas setiap detik waktu yang kita buang. Karena “Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *