Tazkiyah

Penjagaan Allah Untuk Keturunan Orang Tua Yang Shalih

Keshalihan atau kedurhakaan, amalan baik atau amalan buruk, jangan dikira hanya berdampak sebentar, melainkan akan berentet panjang kebelakang.

Maka shalihnya orang tua akan berdampak besar bagi keshalihan keturunannya, dan berbagai manfaat lainnya dunia akhirat.

Bisa juga keberkahan amal shalih itu berupa penjagaan, rizki luas, pembelaan dari murka Allah, yang dampaknya sampai ke anak cucu keturunan jauh setelah kita.

Ingatkah kita pada kisah Khidhir yang menegakkan tembok dengan suka rela, sampai Nabi Musa bingung dan bertanya. Maka Allah firmankan perkataan nabi Khidhir,

وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا 

وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا 

كَنْزَهُمَا رَحْمَةًمِنْ رَبِّكَ وَمَا فَعَلْتُهُ عَنْ أَمْرِي ذَلِكَ تَأْوِيلُ 

مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا (٨٢)

“Adapun dinding rumah itu milik dua anak yatim di kota itu, di bawahnya ada simpanan bagi mereka, sedang ayahnya adalah ORANG SHALIH, maka Tuhanmu menghendaki agar mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan aku melakukannya bukan atas kemauanku sendiri. Demikian maksud perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya” (QS. Al Kahfi: 82).

Di antara pendapat para ulama, bahwa dua anak yatim itu adalah anaknya langsung, pendapat lain maksudnya adalah anak yatim pada keturunan jauh setelahnya, cucunya, atau cicitnya, atau seterusnya.

Intinya ini dalil yang diangkat Ibnu Katsir dan para ulama bahwa keshalihan itu berpengaruh sampai anak cucunya di dunia dan akhirat, bahwa berkat ketaatan dan syafaatnya kepada mereka maka mereka terangkat derajatnya di surga.

Maka hikmah ini menyiratkan dua hal. Pertama, Allah perintahkan bagi orangtua yang khawatir terhadap masa depan anak–anaknya untuk selalu bertakwa, beramal shalih, beramar ma’ruf nahi mungkar, dan berbagai amal ketaatan lainnya. Sehingga dengan itu Allah akan jaga anak cucunya.

Kedua, sejatinya keshalihan kita dan amalan-amalan kita, setelah rahmat Allah, juga karena doa dan keshalihan orang tua dan sesepuh kita. Maka selain berdoa untuk keshalihan anak cucu dan keturunan jauh setelah kita, jangan tinggalkan doa meminta rahmat dan ampunan untuk para pendahulu kita yang shalih.

اللهم اغفر لنا والمسلمين. وسهل الله لنا الخير حيثما كنا.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *