Tazkiyah

Ketika Pertolongan Allah Datang

Ketika pertolongan Allah datang berupa kemenangan atau kelapangan, seorang mukmin diperintahkan untuk tidak terlalu berlebihan dalam euforia serta mengucap tasbih, bersyukur serta memperbanyak istighfar. Iya, memperbanyak permohonan ampun kepada Allah, ini disebutkan Syaikh As Sa’di ketika menafsirkan ayat Allah,

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا

“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat”.

Dalam ayat ini terdapat dua isyarat. Pertama, bahwa kemenangan akan terus berlangsung bagi Islam dan semakin bertambah ketika terwujud tasbih dengan memujiNya dan memohon ampunan padaNya,

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ 

“Sungguh jika kalian bersyukur, pasti Kami akan tambahkan (nikmat) kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7).

Kedua, ayat ini sebagai isyarat dari Allah ﷻ bahwa ajal Rasulullah sudah dekat. Maka beliau diperintahkan untuk mempersiapkan diri bertemu dengan Rabbnya dan menutup usianya dengan sesuatu paling istimewa yang beliau miliki. Inilah mengapa menjelang ajal beliau, ditampakkan satu kebahagiaan besar ketika beliau menyingkap tabir dari tempat tidurnya kemudian melihat para sahabat dan ummatnya shalat shubuh berjemaah, semoga shalawat dan salam tetap terlimpahkan pada beliau. 

Banyak nikmat dan pertolongan Allah berupa kemenangan-kemenangan semu duniawi, namun tak ada kemenangan yang lebih indah selain kemenangan ini, yakni kemenangan yang hanya akan diperoleh oleh orang-orang yang mengikuti pemahaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Allahul musta’an.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *